<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Cangkruane Djabrik</title>
	<atom:link href="http://djabrik.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://djabrik.wordpress.com</link>
	<description>Uneg-unegnya Cah Ndeso</description>
	<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 07:02:08 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<language>id</language>
			<item>
		<title>Bersama Kita Jelang Surga, Insya Alloh</title>
		<link>http://djabrik.wordpress.com/2008/04/02/bersama-kita-jelang-surga-insya-alloh/</link>
		<comments>http://djabrik.wordpress.com/2008/04/02/bersama-kita-jelang-surga-insya-alloh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 07:02:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djabrik</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djabrik.wordpress.com/2008/04/02/bersama-kita-jelang-surga-insya-alloh/</guid>
		<description><![CDATA[Sejak kecil aku mengenalmu, karena kau tetangga dekatku. Namun tak pernah terbayang engkau akan menjadi pendampingku.
Sebenarnya engkau tak terlalu cantik, tapi lebih sulit untuk mengatakan engkau jelek. Biasa saja. Engkau juga tak pernah memoleskan make up di wajahmu, apalagi mengenakan perhiasan sebagaimana kebanyakan teman-temanmu. Namun kesahajaan itulah yang justru mengusik hatiku, sehingga kuputuskan untuk memilihmu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sejak kecil aku mengenalmu, karena kau tetangga dekatku. Namun tak pernah terbayang engkau akan menjadi pendampingku.</p>
<p>Sebenarnya engkau tak terlalu cantik, tapi lebih sulit untuk mengatakan engkau jelek. Biasa saja. Engkau juga tak pernah memoleskan <i>make up</i> di wajahmu, apalagi mengenakan perhiasan sebagaimana kebanyakan teman-temanmu. Namun kesahajaan itulah yang justru mengusik hatiku, sehingga kuputuskan untuk memilihmu menjadi pendamping hidupku. Engkau yang sederhana, pintar dan tak banyak bicara, sungguh terlihat dewasa.<br />
<span id="more-26"></span><br />
Engkau bukan anak orang berpangkat, juga bukan keturunan ningrat. Tapi aku tak peduli, yang kuutamakan bukan itu. Tetapi raga yang selalu menutup aurat dan jiwa yang selalu mengutamakan akhirat. Tekadku sudah bulat, kan kupinang dirimu dalam waktu dekat.</p>
<p>Saat itu engkau baru lulus SMA. Tak kusangka engkau menerima dengan kedua tangan terbuka. Bahkan, demi aku, engkau rela mengorbankan keinginanmu untuk mencicipi bangku kuliah. Semua gurumu pun menyayangkan hal itu, karena menurut mereka engkau termasuk murid yang cerdas. Tapi entah mengapa, engkau lebih memilih menjadi ibu rumah tangga saja. Sujud syukurku kepada Alloh, <i>Alhamdulillah</i>.</p>
<p>Semua serasa begitu mudah, dan kita pun menikah. Saat itu usiaku 25 tahun, sedangkan usiamu baru 19 tahun. Memang masih muda untuk kalangan umum, tetapi ternyata engkau berani mengakhiri lajangmu di usia sedini itu. Aku pun semakin kagum padamu.</p>
<p>Sejak menikah hingga kini, belum pernah engkau mengeluh tentang keadaan yang kita alami. Padahal, engkau tahu sendiri, penghasilanku yang tak seberapa, kadangkala tak seimbang antara pemasukan dan kebutuhan. Sering kita harus menekan beberapa keinginan karena memang kita tak sanggup untuk menggapainya. Namun tak pernah kulihat kristal bening menetes dari pelupuk matamu karena itu. Bahkan ketika engkau harus berhutang sekalipun.</p>
<p>Masih teringat ketika pertama kali kita arungi bahtera ini di sebuah kontrakan mungil. Sama sekali kita tak punya apa-apa, bahkan alas tidur pun tak ada. Tapi, engkau begitu cerdik. Seonggok pakaian kita yang masih tersimpan di dalam tas usang kau keluarkan. Engkau lipat, kemudian kau tumpuk dua hingga tiga pakaian, lalu kau bariskan sedemikian rupa hingga menyerupai kasur. Kenudian engkau bentangkan kerudung lebarmu laksana seprei permadani menyelimuti &#8220;kasur indah&#8221; kita. Engkau tersenyum dan mempersilahkan aku tidur. Kutatap wajahmu, kubalas senyummu dengan genangan air mata haru.</p>
<p>Bersamamu, bergulirnya waktu terasa begitu cepat. Hari-hari berlalu terasa indah. Kekurangan materi yang menemani kita setiap hari, seakan bukan merupakan beban manakala kita senantiasa ikhlas. Denganmu, begitu banyak pelajaran yang telah aku petik.</p>
<p>Ketika setahun usia pernikahan kita, tujuh bulan sudah usia kehamilamu. aku begitu panik ketika tiba-tiba engkau mengalami pendarahan, tapi engkau begitu tenang, tak gugup sedikit pun. Padahal dari keningmu berkerut dan nafasmu yang tertahan, aku tahu kau tengah menahan rasa sakit yang luar biasa. Segera kubawa ke bidan, dan dia bilang ini tanda-tanda mau melahirkan.</p>
<p>Jam dua belas tengah malam, ketika semua insan terlelap dengan mimpi-mimpinya, anak pertama kita lahir, prematur. Ah&#8230; betapa bahagianya aku, kucium keningmu berulang kali. Kudengar kau berbisik, &#8220;Bi&#8230;. aku lapar&#8221;. Tersentak aku mendengarnya. Ya, seharian tadi engkau sama sekali tidak memasak dan tak makan karena sudah merasakan sakit sejak kemarin. Sedangkan sore tadi aku hanya beli sebungkus nasi di warung dan sudah kulahap habis, sebab tadi kutawari kau tak mau. Tak ada roti, tak ada jajanan, atk ada apa pun untuk mengganjal perutmu. Mau beli, seluruh toko dan warung sudah pada tutup. Akhirnya, kusodorkan segelas air putih yang disuguhkan bidan untukmu. Dan engkau pun tak menuntut lebih dari itu. Kembali menggenang air mata di pelupuk mataku menyaksikan kebahagiaan yang tersirat di wajahmu. Yah, bayi mungil kita yang nampak sehat dan berbahagia telah menjadikanmu lupa lapar dan dahaga.</p>
<p>Tahun berganti dan engkau tak pernah berubah. Hampir sepulu tahun kita bersama dalam kehidupan yang selalu sederhana, tapi kita tak pernah mengeluh. Engkau juga tak pernah menuntut dunia dariku, tak pernah minta ini dan itu sebagaimana para istri kebanyakan. Beli pakaian saja, mungkin tiga atau empat tahun sekali. Perhiasan? Kau tak pernah mengenalnya. Bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari saja tanpa hutang saja bagimu sudah lebih dari cukup.</p>
<p>Sungguh, aku beruntung sekali memilikimu. Engkaulah perhiasan itu. Semoga engkau selalu tegar mendampingiku, hingga kita jelang surga bersama-sama. Insya Alloh (Abu Al-Ayyubi).</p>
<p><i>*Buat istriku, aku tahu engkau punya mimpi. Maafkan aku yang hingga kini belum mampu mewujudkan mimpimu itu.</i></p>
<p>Sumber :<br />
- Majalah Ar-Risalah, edisi 64 Th. VI Romadhon-Syawal 1427 H / Oktober 2006, hal. 41-42<br />
- Buku &#8220;Bila Pernikahan Tak Seindah Impian&#8221; - Menginstal nyali menghadapi kekecewaan dalam kehidupan pernikahan, Muhammad Albani, Penerbit Mumtaza-Solo, Cetakan I (Mei 2007 / Jumadil Ula 1428H)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/djabrik.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/djabrik.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/djabrik.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/djabrik.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/djabrik.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/djabrik.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/djabrik.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/djabrik.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/djabrik.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/djabrik.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/djabrik.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/djabrik.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=djabrik.wordpress.com&blog=58390&post=26&subd=djabrik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djabrik.wordpress.com/2008/04/02/bersama-kita-jelang-surga-insya-alloh/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/djabrik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">abbas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Tebar Pesona Di Lampu Merah Saat Ber B2W</title>
		<link>http://djabrik.wordpress.com/2008/03/13/tips-tebar-pesona-di-lampu-merah-saat-ber-b2w/</link>
		<comments>http://djabrik.wordpress.com/2008/03/13/tips-tebar-pesona-di-lampu-merah-saat-ber-b2w/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 06:36:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djabrik</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sepeda]]></category>

		<category><![CDATA[Tips 'n Trik]]></category>

		<category><![CDATA[b2w]]></category>

		<category><![CDATA[Disiplin]]></category>

		<category><![CDATA[Lalu Lintas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djabrik.wordpress.com/2008/03/13/tips-tebar-pesona-di-lampu-merah-saat-ber-b2w/</guid>
		<description><![CDATA[Peraturan lalu lintas mungkin berlaku untuk semua pengguna jalan. Namun aturan lebih tegas diterapkan untuk pengguna kendaraan bermotor. Bagi b2w-er biasanya &#8220;gatal&#8221; untuk ikut turun antri menunggu lampu merah. Bagi yang sadar akan pentingnya kedisiplinan, mereka dengan rela dan ikhlas menunggu lampu lalu lintas. Tapi tidak sedikit yang mempertaruhkan keselamatan dirinya dan pengguna jalan lain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Peraturan lalu lintas mungkin berlaku untuk semua pengguna jalan. Namun aturan lebih tegas diterapkan untuk pengguna kendaraan bermotor. Bagi b2w-er biasanya &#8220;gatal&#8221; untuk ikut turun antri menunggu lampu merah. Bagi yang sadar akan pentingnya kedisiplinan, mereka dengan rela dan ikhlas menunggu lampu lalu lintas. Tapi tidak sedikit yang mempertaruhkan keselamatan dirinya dan pengguna jalan lain dengan menerobos lampu merah di perempatan jalan.<br />
<span id="more-20"></span><br />
Berikut ini saya kutipkan 2 tips agar kita rela dan ikhlas menunggu bergantinya lampu lalu lintas dari merah ke hijau, yang saya ambil dari milis b2w indonesia (b2w-indonesia@yahoogroups.com) :</p>
<p>Om Ripto Gatut ( sitanya9900@yahoo.com.sg ) :</p>
<p>1. Tentunya ambil napas&#8230;biar kelihatan perjalanan jauh&#8230;<br />
2. Nyeruput air dari bidon (waterbag) &#8230;haus bok !<br />
3. Ngeluarin HP&#8230;pura2 ngecek sms, padahal pamer HP -&gt; Tidak dianjurkan bagi yang HP-nya jelek.<br />
4. Ngeluarin Blackberry belaga YM-an&#8230;biar org tau naik sepeda tapi punya BB&#8230;<br />
5. Utak atik cyclo (pengukur kecepatan rata-2, kec. maksimal, jarak tempuh, waktu) &#8230;.biar motorist heran sepeda juga punya spedometer&#8230;<br />
6. Mainin GPS di handlebar&#8230;ngecek altimeter&#8230;pret!<br />
7. keluarin ilmu trackstand&#8230;.gaya men !!!</p>
<p>Lain lagi tips dari Om Gilang (Cecep.Gumilang@feminagroup.com) yang belagak jadi Cover Boy di saat Lampu Merah :<br />
1. Pura2 ngelap keringet dan menampilkan ekspresi lelah tapi bahagia.<br />
2. Ambil botol minuman dengan tangan kanan, dongakkan kepala Anda dan minumlah dengan gaya yang macho.<br />
3. Selesai minum, kibaskan kepala Anda ke kiri-kanan beberapa kali, seperti di iklan shampoo. Jangan lupa, keluarkan napas panjang.<br />
4. Tengok kiri atau kanan, siapa tahu ada gadis yang sedang memperhatikan Anda.<br />
5. Jika ada, lirik matanya, beri senyum Anda yang terbaik.<br />
6. Jika si gadis tersenyum, hentikan senyum Anda&#8230; bersikaplah misterius.<br />
7. Lampu hijau menyala! kayuh sepeda dengan keanggunan seekor kuda jantan.<br />
8. Jika ada klakson, tengoklah.. apabila dari si Gadis, itu tandanya dia jatuh dalam pelukan Anda.</p>
<p>Selamat bersabar menunggu lampu merah&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/djabrik.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/djabrik.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/djabrik.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/djabrik.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/djabrik.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/djabrik.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/djabrik.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/djabrik.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/djabrik.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/djabrik.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/djabrik.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/djabrik.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=djabrik.wordpress.com&blog=58390&post=20&subd=djabrik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djabrik.wordpress.com/2008/03/13/tips-tebar-pesona-di-lampu-merah-saat-ber-b2w/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/djabrik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">abbas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gut Bay Ast&#8230;</title>
		<link>http://djabrik.wordpress.com/2008/02/28/gut-bay-ast/</link>
		<comments>http://djabrik.wordpress.com/2008/02/28/gut-bay-ast/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2008 07:21:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djabrik</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sepeda]]></category>

		<category><![CDATA[b2w]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djabrik.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Huh&#8230;
Sebenarnya ane sayang bangetz ama kamu..
Baru beberapa pekan menemaniku..
Kau sudah mendapat cobaan yang teramat berat..
Mobil itu &#8220;menginjakmu..&#8221;
Meski kamu masih sakit..
Kupaksa ke monas untuk melepas para pahlawan berkampanye menuju Bali..
Dengan bangganya kamu menemani Om Andi Malarangeng antara salemba-matraman..
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..

Maaf ketika ane pulang kampung..
Nengok keluarga yg kena banjir dan sedikit bantuan untuk tetangga..
Ane dapat sms dari temen kost..
&#8220;Bas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Huh&#8230;<br />
Sebenarnya ane sayang bangetz ama kamu..<br />
Baru beberapa pekan menemaniku..<br />
Kau sudah mendapat cobaan yang teramat berat..<br />
Mobil itu &#8220;menginjakmu..&#8221;</p>
<p>Meski kamu masih sakit..<br />
Kupaksa ke monas untuk melepas para pahlawan berkampanye menuju Bali..<br />
Dengan bangganya kamu menemani Om Andi Malarangeng antara salemba-matraman..</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
<span id="more-19"></span><br />
Maaf ketika ane pulang kampung..<br />
Nengok keluarga yg kena banjir dan sedikit bantuan untuk tetangga..<br />
Ane dapat sms dari temen kost..<br />
&#8220;Bas sepedamu hampir diembat maling, untungnya ketahuan, sepeda sekarang diamanin di kamar kosong di bawah&#8221;<br />
Wuih merana hatiku membaca sms itu..<br />
Sekali lagi kamu &#8220;ditengok&#8221; maling..<br />
Untung ketahuan lagi..</p>
<p>Sejak saat itu gw terus memutar otak..<br />
Bagaimana menyelamtkanmu dari maling brengsek itu..<br />
Dibawa ke lantai 2 jelas ndak bisa..<br />
Kalo kamar kosong itu ada yg nempatin, kamu tidur dimana..??</p>
<p>Akhirnya&#8230;<br />
20 Februari 2008<br />
Kuputuskan untuk mentalakmu&#8230;<br />
Jangan takut, calonmu itu temen kantorku, orangnya baik..<br />
Dia dulu juga bikers koq..<br />
Biarlah aku kini dalam kesendirian dulu..<br />
Mencari calon penggantimu..<br />
Ya, benar yang kau dengar..<br />
Aku berniat menggantimu dengan Seli..<br />
Sesuai dengan sebab aku mentalakmu..<br />
Dia, mungkin aku bisa menidurkannya di kamarku, di lantai 2..<br />
Tapi beberapa hari ini aku gundah..<br />
Siapa yg harus kupinang..<br />
Hasa F2, Dahon Easy6+, atao Oyama Skyline Pro S500/M700..<br />
&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Cerita Duka<br />
The Ex Astroz Boy</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/djabrik.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/djabrik.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/djabrik.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/djabrik.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/djabrik.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/djabrik.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/djabrik.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/djabrik.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/djabrik.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/djabrik.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/djabrik.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/djabrik.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=djabrik.wordpress.com&blog=58390&post=19&subd=djabrik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djabrik.wordpress.com/2008/02/28/gut-bay-ast/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/djabrik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">abbas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menghemat Pulsa Telpon</title>
		<link>http://djabrik.wordpress.com/2007/03/28/menghemat-pulsa-telpon/</link>
		<comments>http://djabrik.wordpress.com/2007/03/28/menghemat-pulsa-telpon/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2007 03:30:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djabrik</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tips 'n Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djabrik.wordpress.com/2007/03/28/menghemat-pulsa-telpon/</guid>
		<description><![CDATA[Duh&#8230; kantong makin tipis saja nih gara-gara tagihan telepon membengkak. Berapa kocek yang harus Anda keluarkan setiap 
1. Beralih ke kartu prabayar.
Bagi yang menggunakan kartu pascabayar dan merasa tak bisa mengontrol pemakaian pulsa, penggunaan kartu prabayar bisa
dijadikan alternatif untuk mengatasi masalah tagihan telepon.
Umumnya dengan kartu pascabayar, Anda bebas memakai pulsa kapanpun Anda mau. Namun seringkali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Duh&#8230; kantong makin tipis saja nih gara-gara tagihan telepon membengkak. Berapa kocek yang harus Anda keluarkan setiap </p>
<p><b>1. Beralih ke kartu prabayar.</b><br />
Bagi yang menggunakan kartu pascabayar dan merasa tak bisa mengontrol pemakaian pulsa, penggunaan kartu prabayar bisa<br />
dijadikan alternatif untuk mengatasi masalah tagihan telepon.<span id="more-18"></span><br />
Umumnya dengan kartu pascabayar, Anda bebas memakai pulsa kapanpun Anda mau. Namun seringkali sang pengguna tidak<br />
menyadari bahwa pulsa yang dipakainya kian membengkak, yang tentu saja berujung ke mahalnya tagihan telepon. Alternatif lain<br />
bisa melalui paket pemakaian pulsa. Anda bisa menghubungi operator pascabayar Anda dan meminta paket pemakaian pulsa<br />
tertentu, misalnya hanya Rp 200.000 perbulan.</p>
<p><b>2. Manfaatkan SMS</b><br />
Jika tak tergesa-gesa banget, tak ada salahnya Anda menggerak-gerakkan jari Anda di keypad ponsel untuk menyampaikan pesan<br />
ke kolega atau teman Anda. Cara seperti ini akan membantu Anda berhemat pulsa dan tentu saja uang.</p>
<p><b>3. Telepon dengan menggunakan operator yang sama.</b><br />
Umumnya menelepon ke operator yang sama akan lebih murah ketimbang lintas operator. Alternatif seperti ini bisa Anda<br />
terapkan untuk menghemat pemakaian pulsa. Cara lainnya, saat ini beberapa operator sudah ada yang memberlakukan tarif flat<br />
ke semua operator telekomunikasi, dimana tarif panggilan ke semua operator dihitung sama, tanpa melihat jarak dan waktu<br />
melakukan panggilan.</p>
<p><b>4. Matikan voicemail.</b><br />
Seringkali saat kita menelepon ke teman tapi kita disambut oleh layanan voicemail. Pulsa jadi terpotong akibatnya. Coba matikan<br />
fitur voicemail Anda dan minta teman Anda juga menonaktifkannya, demi menghindari terpotongnya pulsa.</p>
<p><b>5. Coba buat daftar tarif SMS dan panggilan setiap operator. </b><br />
Melalui cara ini, Anda bisa menentukan pilihan kartu mana saja yang menawarkan tarif pulsa dengan harga miring.</p>
<p><b>6. Manfaatkan tarif hemat.</b><br />
Saat ini banyak operator yang menawarkan tarif hemat malam hari dengan harga supermurah dan sejenisnya. Kenapa tidak<br />
manfaatkan saja layanan seperti itu untuk menghemat pulsa Anda?</p>
<p><b>7. CDMA</b><br />
Teknologi CDMA (Code Division Multiple Access) menawarkan tarif telepon yang jauh lebih murah ketimbang GSM (Global System<br />
for Mobile Communications). Tak jarang banyak pengguna ponsel yang memiliki dua HP saat ini, satu GSM dan satu lagi CDMA.<br />
Teknologi CDMA memungkinkan konsumen berkomunikasi menggunakan ponsel dengan tarif lokal ala telepon rumah. Anda bisa<br />
ngobrol bebas tanpa perlu khawatir pulsa membengkak. (dwn/dwn)</p>
<p>sumber : detikinet.com</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/djabrik.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/djabrik.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/djabrik.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/djabrik.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/djabrik.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/djabrik.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/djabrik.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/djabrik.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/djabrik.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/djabrik.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/djabrik.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/djabrik.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=djabrik.wordpress.com&blog=58390&post=18&subd=djabrik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djabrik.wordpress.com/2007/03/28/menghemat-pulsa-telpon/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/djabrik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">abbas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Memilih Laptop?</title>
		<link>http://djabrik.wordpress.com/2007/03/16/bagaimana-memilih-laptop/</link>
		<comments>http://djabrik.wordpress.com/2007/03/16/bagaimana-memilih-laptop/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Mar 2007 06:32:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djabrik</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djabrik.wordpress.com/2007/03/16/bagaimana-memilih-laptop/</guid>
		<description><![CDATA[Laptop sepertinya sudah bukan menjadi barang mewah lagi. Mereka yang mobilitasnya tinggi dan sering bepergian, memilih laptop sebagai &#8216;teman sejati&#8217; yang menemani setiap pekerjaan mereka kemanapun mereka pergi.
Namun tak sedikit konsumen yang bimbang dan kebingungan saat ingin membeli laptop baru mengingat laptop bukanlah barang murah. Terlebih lagi saat ini bermunculan berbagai jenis laptop dengan beragam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Laptop sepertinya sudah bukan menjadi barang mewah lagi. Mereka yang mobilitasnya tinggi dan sering bepergian, memilih laptop sebagai &#8216;teman sejati&#8217; yang menemani setiap pekerjaan mereka kemanapun mereka pergi.</p>
<p>Namun tak sedikit konsumen yang bimbang dan kebingungan saat ingin membeli laptop baru mengingat laptop bukanlah barang murah. Terlebih lagi saat ini bermunculan berbagai jenis laptop dengan beragam spesifikasi dan merk, pun harganya bervariasi. Tak jarang pula konsumen membeli laptop dengan spesifikasi yang &#8216;wah&#8217; tanpa memikirkan kegunaannya.</p>
<p>Terlepas dari ketersediaan dana, bagaimana memilih laptop yang sesuai dengan kebutuhan? Simak beberapa tips singkat yang diramu detikINET.</p>
<p><span id="more-17"></span></p>
<p>1. Tentukan dulu kegunaannya, apakah laptop akan dipakai untuk disain dan gaming, men-develop sistem, atau mobile.</p>
<p>- Jika laptop dipakai untuk tujuan disain dan gaming, sebaiknya Anda memilih spesifikasi laptop dengan menitikberatkan pada kartu VGA (Video Graphics Array) dan memori yang handal. Jika Anda ingin laptop dengan kemampuan lebih tinggi, memilih teknologi multi-core dan arsitektur 64-bit sangat disarankan.</p>
<p>Untuk penggunaan disain grafis ataupun bermain game, sebaiknya pilih laptop dengan VGA yang tinggi kekuatannya dan memori yang besar agar disain dan bermain game terasa lebih &#8216;ringan&#8217;. Kartu VGA sendiri berguna untuk menerjemahkan output komputer ke monitor. Sedangkan memori merupakan sebuat alat penyimpan data digital sementara yang biasanya mempunyai kapasitas ukuran berdasarkan standard bit digital yaitu 16MB, 32MB, 64MB, 128MB, 256MB dan seterusnya (kelipatan dua).</p>
<p>- Untuk developing, biasanya dibutuhkan software develop yang membutuhkan resource tinggi. Anda bisa memilih laptop dengan mempertimbangkan prosesor dan memori dengan spesifikasi tinggi agar bisa mengimbangi perkembangan piranti lunak dan developing tools yang kian hari kian &#8216;rakus&#8217; memori. Teknologi multi-core dan arsitektur 64-bit juga disarankan.</p>
<p>- Untuk mobile, Anda bisa menekankan pilihan pada umur baterai, berat laptop, ukuran layar, serta beberapa fitur internal konektifitas seperti wifi, bluetooth, IrDA, NetworkCard, Modem.</p>
<p>2. Terlepas dari pemilihan penggunaan, beberapa yang harus dipertimbangkan dalam memilih laptop adalah soal besar layar, berat laptop dan umur baterai.</p>
<p>Jika Anda akan sering memakai laptop di perjalanan, sebaiknya pilih laptop yang ringan, dengan ukuran layar yang tidak terlalu besar agar tidak kesulitan membawanya.</p>
<p>Umur baterai juga patut dipertimbangkan. Umumnya baterai laptop paling tidak bisa bertahan 2 hingga 3 jam tanpa terhubung ke adapter. Jika Anda ingin menghemat penggunaan baterai, matikan fungsi konektifitas seperti Wifi atau Bluetooth karena fungsi tersebut akan memperbanyak konsumsi baterai.</p>
<p>3. Pertimbangkan layanan purna jualnya.</p>
<p>Saat hendak membeli laptop, jangan lupa untuk mempertimbangkan layanan purna jualnya mulai dari gerai service (banyak atau tidak, mudah dijangkau atau tidak), ketersediaan spare parts serta harga jual kembali. Disarankan, jangan membeli laptop yang spare parts-nya sulit dicari. (dwn/dwn)</p>
<p>sumber : www.detikinet.com</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/djabrik.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/djabrik.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/djabrik.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/djabrik.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/djabrik.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/djabrik.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/djabrik.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/djabrik.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/djabrik.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/djabrik.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/djabrik.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/djabrik.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=djabrik.wordpress.com&blog=58390&post=17&subd=djabrik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djabrik.wordpress.com/2007/03/16/bagaimana-memilih-laptop/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/djabrik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">abbas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Plus Minus di Setjend</title>
		<link>http://djabrik.wordpress.com/2007/02/22/plus-minus-di-setjend/</link>
		<comments>http://djabrik.wordpress.com/2007/02/22/plus-minus-di-setjend/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Feb 2007 07:58:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djabrik</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Asal Cuap]]></category>

		<category><![CDATA[Heart Says]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djabrik.wordpress.com/2007/02/22/plus-minus-di-setjend/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah dua bulan saya angkat kaki dari DJP, ada perasaan sedih tapi lebih dominan senang. Di bawah ini ada peritimbangan-pertimbangan yang semoga dapat dijadikan referensi bagi yang ingin mengabdi kepaa negara tidak sebagai fiscus..
Kekurangan:

Komputer terbatas, tidak seperti di kantor lama yang berlebih.
Jauh dari kost, meski sama-sama sekali naik bus.
Masih banyak pegawai yang belum melek komputer.
Honor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sudah dua bulan saya angkat kaki dari DJP, ada perasaan sedih tapi lebih dominan senang. Di bawah ini ada peritimbangan-pertimbangan yang semoga dapat dijadikan referensi bagi yang ingin mengabdi kepaa negara tidak sebagai fiscus..</p>
<p>Kekurangan:</p>
<ol>
<li>Komputer terbatas, tidak seperti di kantor lama yang berlebih.</li>
<li>Jauh dari kost, meski sama-sama sekali naik bus.</li>
<li>Masih banyak pegawai yang belum melek komputer.</li>
<li>Honor OC jadi melayang.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
</ol>
<p>Kelebihan :<span id="more-15"></span></p>
<ol>
<li>Akses ke internet 24 jam, bandwith 2x dibanding kompi lama (maklum dekat ke Bu Mentri)</li>
<li>Nggak berhubungan dengan WP, yang kadang merasa keberatan dengan pembayaran pajak yang menurut mereka sangat dipaksakan.</li>
<li>Mudahnya ikut diklat ini-itu, lain kalo di kantor lama, meski bersaing dengan puluhan bahkan ratusan (sekarang lagi ndaftar Diklat Pratama Komputer)</li>
<li>Kalo pengen pindah ke kampung halaman, kita deket ama orang biro kepegawaian, semua bisa diatur tanpa fuluss..</li>
</ol>
<p>Dan masih banyak lagi kelebihan dibanding kekurangan, kalo sedikit kompi khan bisa diatasi dengan bawa kompi sendiri (untung laptop dah kebeli), dan tahu nggak golongan III keatas disini dah dapat tkt, untuk golongan II baru diusulin, semoga  secepatnya disetujui jangan sampai kalah ama DJP&#8230; Waspadalah, waspadalah..!!!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/djabrik.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/djabrik.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/djabrik.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/djabrik.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/djabrik.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/djabrik.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/djabrik.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/djabrik.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/djabrik.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/djabrik.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/djabrik.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/djabrik.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=djabrik.wordpress.com&blog=58390&post=15&subd=djabrik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djabrik.wordpress.com/2007/02/22/plus-minus-di-setjend/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/djabrik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">abbas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebatas Kita Mampu&#8230;</title>
		<link>http://djabrik.wordpress.com/2006/12/27/sebatas-kita-mampu/</link>
		<comments>http://djabrik.wordpress.com/2006/12/27/sebatas-kita-mampu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Dec 2006 09:26:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djabrik</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Heart Says]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djabrik.wordpress.com/2006/12/27/sebatas-kita-mampu/</guid>
		<description><![CDATA[Hmmm&#8230;Sebatas kita mampu..&#160;&#160;&#160; &#160;&#160; Saya nggak tahu pedoman pembayaran Honor OC di KPP, yang saya tahu cuma bekerja sebagai OC + pegawai PDI ,dan mendapat honor di setiap 6 bulannya  setelah bekerja sesuai kewajiban.&#160;&#160;&#160; &#160;&#160;  Tapi taon ini lain, saya ngajuin pembayaran honor OC bulan Juni 2006 (Saya sangat mengharapkan banget, karena saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hmmm&#8230;<br />Sebatas kita mampu..<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp; Saya nggak tahu pedoman pembayaran Honor OC di KPP, yang saya tahu cuma bekerja sebagai OC + pegawai PDI ,dan mendapat honor di setiap 6 bulannya  setelah bekerja sesuai kewajiban.<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;  Tapi taon ini lain, saya ngajuin pembayaran honor OC bulan Juni 2006 (Saya sangat mengharapkan banget, karena saya mo nerusin kuliah ,dan adhe saya juga mo daftar kuliah). Bendahara bilang akan segera dibayarkan paling lambat Juli 2006. Tapi&#8230;, Juli, Agustus, September, Oktober, Nopember, sampai pertengahan Desember kemaren. Kesabaran saya sudah nggak terbendung, apalagi keinginan untuk beli notebook sudah tak tertahankan ketika melihat iklan di koran tentang pameran komputer (loh tadi katanya untuk kuliah koq sekarang utk beli notebook..?? Untuk kuliah udah bulan Juli-Agustus &#8211;&gt; pinjem temen yang kebetulan sudah bosen makan TKT).<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;  Akhirnya tibalah saatnya, tanpa basa-basi, saya tutup website serta sipweb (sipweb editan 2006, sipwebppn, prokempa). </p>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; 1 hari : 
<ul>
<li>Kasi Teknis : Mas, kok sipwebnya error, padahal saya sedang deadline lho, pemeriksaannya..</li>
<li>Saya : bukan error pak, tapi skripnya lagi dipinjem temen..</li>
<li>Kasi Teknis : Khan bisa di copy aja skripnya Mas..</li>
<li>Saya : Wah ndak bisa Pak, kalo skrip maen copy-paste nanti bentrok Pak, khan dia njalaninnya lewat intranet juga..</li>
<li>Kasi Teknis : Ooo, begitu ya Mas. Kira-kira kapan bisanya..</li>
<li>Saya : Wah kurang tahu Pak, saya nggak enak mau mintanya, soalnya dia butuh banget, pengen mempelajarinya..</li>
<li>Kasi Teknis : Ooo, gitu ya..</li>
</ul>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hari ke-2:
<ul>
<li>Org Sekre : Mas, orang-orang teknis dari kemaren nelpon terus lho katanya sipwebnya error, apa bener..??</li>
<li>Saya jwb : Ah enggak kok, mungkin jaringannya yang trouble..</li>
<li>Org Sekre : Oo, iya kali ya Mas..</li>
<li>Saya jwb : Yups</li>
</ul>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hari ke-3:
<ul>
<li>Org Sekre : Mas, tadi saya dapat sms dari Kasubag, katanya Mas lagi ngambek, terus jaringannya diputusin, dan sipwebnya jadi nggak bisa.</li>
<li>Saya jwb : Ah terlalu berlebihan itu, biarin aja.. (padahal dlm hati dag-dig-dug juga, ada 2 kemungkinan sekarang : kalo nggak honor OC cair ya dapet Kartu Kuning)</li>
</ul>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hari ke-4 : Nggak tahu, saya Ke Kanwil.<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hari ke-5 : Honor OC akhirnya cair (meski dipotong 200 rebu alias 1 bulan). </p>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; Akhirnya Notebook kebeli juga, wah&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p class="poweredbyperformancing">powered by <a href="http://performancing.com/firefox">performancing firefox</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/djabrik.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/djabrik.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/djabrik.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/djabrik.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/djabrik.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/djabrik.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/djabrik.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/djabrik.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/djabrik.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/djabrik.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/djabrik.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/djabrik.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=djabrik.wordpress.com&blog=58390&post=13&subd=djabrik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djabrik.wordpress.com/2006/12/27/sebatas-kita-mampu/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/djabrik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">abbas</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>