Detik Kemerdekaan
Sekitar sebulan yang lalu ada permintaan pegawai di Setjen Bagian Penilai Akuntan, terang saja yang ngelamar bejibun. Untuk golonganku (IIa) ada puluhan yang daftar dari seluruh KPP se-Indonesia dan dari Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Dari puluhan tersebut disaring menjadi 9 orang (sampai saat ini saya nggak ngerti, apa yang menjadi patokan mereka untuk menyaring dari puluhan manjadi 9 orang). Dari 9 orang tersebut hanya 4 orang yang diambil (semoga salah satunya aku).
Mungkin aku sedikit punya kans di banding dari yang lain, saya punya “sedikit” keahlian ngotak-atik komputer (*mode sombong On). Saya juga sudah punya transkip Indeks Prestasi (IP), sertifikat Diklat OC + nilainya (sengaja saya lampiri rankingnya, /me ranking 2 (*Sombong kuadrat On)). Juga ada surat keterangan dari LPK Nurul Fikri (pokoknya segalanya di lampirin, hihihihi..). Karena keluar dari DJP adalah keinginan terbesar pada saat ini.
Kalo ditanya sebab mungkin banyak, dan ini masalah prinsip, setiap orang mungkin menilai berbeda. Anda yang mungkin membaca blog ini ndak setuju, atau malah ngenyek.. Tapi sekali lagi ini masalah prinsip. Saya hanya mohon doanya dari anda semua agar mendapat yang terbaik, dan dimudahkan dalam wawancara besok. Dan kenapa julu blog ini Detik Kemerdekaan, karena dengan keluar dari DJP ini segalanya terasa plong, mak nyess…. Seperti merdeka, lepas dari penjajahan bathin.
powered by performancing firefox
11 Nopember 2006 pada 2:05 am
wah .. saya sih tahu mas Djabrik alasan apa yang membuat mas djabrik mau eluar jauh-jauh dri DJP. Pasti “itu”. Hehehe .. bentar lagi angin segar loh, tapi ok, semua itu pilihan. Seperti aku yang memilih untuk mojok di ruangan Duktek sepanjang hari … huahahahahaha
11 Nopember 2006 pada 9:36 am
Semoga lulus brik… Dan mendapat yang terbaik.
11 Nopember 2006 pada 4:29 pm
Pernah terpikir, dan setelah menimbang berbagai pendapat dalam dan luar instansi, akhirnya menyadari kemerdekaan adanya di diri sendiri. Diperlukan momentum, dan semoga apa yang diniatkan djabrik merupakan momentum untuk mencapainya..
17 Nopember 2006 pada 8:37 pm
@ Mas Preaxz : Tahu apanya Om, he he he, semoga “proyek” gabungan WP + Phpbb + Milis bisa terwujud..
@ Mas Firefox : Maturnuwun dongane Mas..
@ Maseko : Haturnuhun Mas..
Info : /me lulus dengan mengalahkan beberapa saingan, 2 orang dari LTO, ama BC habis.. he he he he. Sekarang gi nunggu Surat Sakti itu turun, semoga tetep bisa menimba ilmu dari para master lewat blognya. Btw, mas preaxz /me mikir jika boleh suatu saat ngedonlot isi NetC (pake httrack) itung-itung ngilangi kangen ama temen-2, boleh nggak..
20 Februari 2007 pada 9:20 pm
lho, lha kok malah hijrah ke kantor pusat?
ngendon di Lapangan Banteng terus dunk!
21 Februari 2007 pada 2:21 pm
Saya juga merasasakan hal yang sama 13 tahun lalu ketika mulai kerja di pajak. Perasaan ini baru hilang 11 tahun kemudian. Semoga mas djabrik mendapatkan apa yang dicita-citakan.
22 Februari 2007 pada 2:24 pm
@ edyguard : Yup, ngendon di kantor pusat, kalo udah di sana khan kalo pengen balik ke kampung halaman lebih mudah.
@ doeytea : Terima kasih doanya..
7 Juni 2008 pada 12:00 pm
aku doain moga lulus,,,dan apa yg kamu inginkan semua tercapai amien,,:)
25 Juni 2008 pada 3:12 pm
kuliah di nurul fikri berapa persemesternya mas ??
materi yg diajarkan apa aja ?
selama ini sya blajar otodidak dr majalah infolinux sama browsing aja